BisnisPendidikan

Penguatan Kapasitas Manusia Jadi Fondasi Scale Up Bisnis Berkelanjutan

Malang — Tantangan dunia usaha yang semakin kompleks menuntut pelaku bisnis untuk tidak lagi bertumbuh secara setengah-setengah. Hal inilah yang kembali ditekankan dalam rangkaian Workshop 5 Days Grounded Business Coaching (GBC) 72 yang dipimpin oleh Certified Trainer Professional Coach Dr. Fahmi dan digelar di Malang.

Dalam sesi lanjutan workshop tersebut, para peserta diajak menyadari bahwa pertumbuhan bisnis tidak cukup hanya mengandalkan keberanian mengambil risiko. Lebih dari itu, kesiapan manusia di dalam organisasi menjadi faktor penentu apakah sebuah bisnis mampu naik kelas atau justru stagnan di level yang sama.

Workshop ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi para business leader untuk menilai kembali kualitas kepemimpinan dan kapasitas diri mereka. Sejak sesi dimulai, peserta diarahkan memahami bahwa dunia bisnis bukan tempat bagi pribadi yang rapuh secara mental, lemah karakter, maupun terbatas kapasitasnya. Bisnis hanya bisa bertumbuh sejauh manusia yang menjalankannya juga mengalami pertumbuhan.

Dr. Fahmi menegaskan bahwa proses scale up selalu berangkat dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan secara lugas bahwa skala bisnis tidak akan pernah melampaui kapasitas pemimpinnya. “Bisnis bukan untuk mereka yang lemah. Scale up terjadi karena kapabilitas manusia di dalam bisnis itu sendiri meningkat,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, banyak pelaku usaha masih terjebak pada level to do, yakni sekadar sibuk bekerja tanpa memastikan proses benar-benar selesai. Menurutnya, aktivitas semata tidak pernah cukup untuk mendorong pertumbuhan bisnis. “Bisnis tidak tumbuh dari kesibukan, tapi dari proses yang diselesaikan dengan benar,” kata Dr. Fahmi.

Melalui GBC 72, peserta kemudian diarahkan untuk naik ke level to complete, di mana setiap proses harus dituntaskan secara utuh dan menghasilkan wujud nyata. Tidak berhenti di sana, peserta juga dikenalkan pada level tertinggi, yakni to deliver, yang menekankan kemampuan menghadirkan hasil bernilai dan dirasakan langsung oleh pelanggan.

Pendekatan ini menegaskan bahwa organisasi yang ingin bermain di skala besar wajib membangun kapasitas manusia secara menyeluruh, bukan hanya sistem dan strategi. “Organisasi bisnis yang ingin beroperasi di skala besar wajib meningkatkan kapasitas dirinya,” tutur Dr. Fahmi.

Dengan fondasi tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadikan scale up sebagai proses nyata yang terukur, berkelanjutan, dan berakar pada kualitas kepemimpinan yang matang. (SH)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *