Sangatta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kutai Timur melakukan upaya penertiban di Jalan Pendidikan sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakaturan dan kebermasalahan di wilayah ini. Kepala Satpol-PP, Landudi, mengungkapkan langkah-langkah yang diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan di area tersebut.
“Kita memiliki permasalahan yang perlu segera diatasi di Jalan Pendidikan, khususnya terkait dengan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan dan trotoar. Hal ini mengganggu ketertiban lalu lintas dan memberi dampak negatif pada lingkungan,” kata Landudi.
Landudi menjelaskan bahwa Satpol-PP telah memberikan pemberitahuan dan himbauan kepada para pedagang yang beroperasi di lokasi tersebut untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Namun, sayangnya, masih ada pelanggaran yang terus berlanjut.
“Kita memberikan pemberitahuan kepada para pedagang di Jalan Pendidikan untuk menghentikan aktivitas mereka yang tidak sesuai dengan peraturan. Tindakan penertiban adalah upaya kami untuk memastikan bahwa aturan dijalankan dan ketertiban terjaga,” tambahnya.
Satpol-PP akan melakukan penertiban secara berkelanjutan, dengan fokus pada pedagang yang masih melanggar peraturan, seperti berjualan di pinggir jalan dan trotoar. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan teratur bagi warga Kabupaten Kutai Timur.
Selain penertiban PKL, Satpol-PP juga akan bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menangani anak-anak jalanan dan badut yang terlihat di wilayah tersebut. Langkah-langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dalam memberikan perlindungan dan pembinaan kepada anak-anak yang mungkin terlibat dalam aktivitas yang berisiko.
Landudi menegaskan bahwa penertiban dan penanganan masalah di Jalan Pendidikan memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, petugas keamanan, dan masyarakat setempat.
“Dalam menjaga ketertiban dan keamanan, Satpol-PP tidak bisa bekerja sendiri. Kerjasama dengan instansi lain dan dukungan dari masyarakat sangat penting. Kami berharap semua pihak dapat saling mendukung untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di Kutai Timur,” kata Landudi.
Dengan upaya penertiban dan pembinaan yang dilakukan, Satpol-PP berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan bagi warga Kabupaten Kutai Timur.ADV
![]()









