Kutai Timur – Dalam upaya mengatasi tantangan besar yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Timur mengakui adanya kekurangan sumber daya manusia (SDM), terutama di bidang jasa konstruksi. Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU, Joni Abdi Setia, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM untuk mendukung program-program infrastruktur yang semakin kompleks.
“Kami menyadari masih ada kekurangan di beberapa bidang, terutama yang berhubungan dengan jasa konstruksi. Namun, kami terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang ada,” ujar Joni dalam wawancara baru-baru ini.
Sebagai langkah konkrit dalam menanggapi tantangan ini, Dinas PU telah meluncurkan serangkaian program pelatihan dan sertifikasi untuk pegawai. “Kami mendorong seluruh pegawai untuk mengikuti pelatihan dan uji kompetensi jabatan fungsional. Ini tidak hanya membantu mereka berkembang, tetapi juga memastikan kualitas kerja yang lebih baik,” jelas Joni.
Kaderisasi internal juga menjadi bagian penting dari strategi Dinas PU Kutai Timur. Joni menjelaskan bahwa regenerasi pegawai merupakan langkah krusial dalam mempersiapkan generasi mendatang untuk menjawab kompleksitas pembangunan infrastruktur. “Kaderisasi tetap kami lakukan secara internal untuk mempersiapkan pegawai muda agar mampu mengisi posisi strategis di masa depan,” tambahnya.
Di tengah tantangan SDM, tingkat kedisiplinan pegawai di Dinas PU dinilai cukup baik. Joni mengungkapkan bahwa sebagian besar pegawai menunjukkan kinerja sesuai harapan, meskipun masih terdapat beberapa pelanggaran yang sedang ditangani sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kedisiplinan menjadi salah satu poin penting bagi kami. Sejauh ini, pelanggaran yang terjadi masih dapat ditangani dengan pendekatan aturan yang ada,” tutupnya.
Dengan komitmen yang kuat terhadap peningkatan SDM, Dinas PU Kutai Timur berusaha memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah ini dapat dilakukan secara efisien dan efektif, demi kemajuan masyarakat setempat.









