AdvetorialKominfo Kutai TimurKutai Timur

Tersendat, 7 Kilometer Terganjal Status Kawasan dalam pembangunan jalan poros telen

Kutai Timur – Pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih menghadapi kendala pada beberapa titik tertentu. Dari total ruas Jalan Trans Kaltim yang melintasi wilayah tersebut, sekitar tujuh kilometer belum dapat dikerjakan karena terkendala status kawasan. Kondisi ini membuat pemerintah belum bisa mengalokasikan dana untuk pengerjaan di lokasi tersebut secara penuh.

Camat Telen, Petrus, menjelaskan bahwa permasalahan utama terletak pada status lahan yang masuk ke dalam wilayah berkawasan, sehingga membutuhkan izin khusus sebelum dilakukan pembangunan lebih lanjut. Akibatnya, pengerjaan jalan sementara hanya dapat dilakukan pada bagian yang tidak bermasalah secara administratif.

“Ada sekitar tujuh kilometer yang belum bisa dikerjakan karena berada di dalam kawasan tertentu. Oleh sebab itu, untuk sementara pekerjaan difokuskan dari sisi bawah, dimulai dari daerah Merapantun,” ungkap Petrus saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sejumlah jalur penghubung antar desa di Kecamatan Telen masih belum sepenuhnya memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan, terutama ketika musim hujan tiba. Curah hujan yang tinggi kerap membuat permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur, sehingga menyulitkan mobilitas warga dan aktivitas distribusi barang.

Meski demikian, Pemerintah Kecamatan Telen tidak tinggal diam. Upaya koordinasi dengan instansi terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, terus dilakukan guna mempercepat proses perizinan pengelolaan kawasan tersebut.

“Kalau izin kawasan sudah selesai dan status lahan sudah jelas, maka kami bisa langsung melanjutkan pembangunan hingga ke batas akhir wilayah yang direncanakan,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat setempat tetap menyambut positif setiap perkembangan yang telah dicapai. Mereka mengakui bahwa kondisi jalan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun yang lalu, meskipun belum sepenuhnya sempurna. Warga berharap proses perizinan dapat segera rampung, sehingga pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Telen bisa dilanjutkan secara menyeluruh dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kelancaran aktivitas masyarakat.  ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *