Sangatta – Rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur (kutim) untuk membangun museum mendapat banyak sorotan dari beberapa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) termasuk Ketua Komisi D DPRD Kutim.
Dalam pandangannya, Yan menekankan pentingnya memastikan bahwa pembangunan sejalan dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, dan pada saat yang sama menjaga dana untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara efektif.
“Jika masyarakat kita menginginkan dan membutuhkannya, mengapa tidak? Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya hal ini tidak menjadi halangan,” lanjutnya.
Selain mendukung pengembangan museum, Yan juga menekankan bahwa infrastruktur, termasuk museum, harus merespon aspirasi masyarakat setempat.
“Namun, jika bangunan yang bagus tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, hal ini dapat menyebabkan pemborosan anggaran,” tambahnya.
Yan menyatakan pemeritah harus menetapkan konsep pengelolaan museum harus ditetapkan jika tidak ingin bangunan tersebut akan terbengkalai.
“Ada beberapa bangunan yang terbengkalai sebelumnya, namun hal ini harus dihindari di proyek-proyek selanjutnya,” ungkapnya.
Terakhir, Yan meminta Pemerintah dan semua pihak yang berkepentingan untuk memastikan bahwa rencana pengembangan museum tidak hanya sekedar membangun bangunan fisik yang besar, tetapi benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kutai Timur dan dikelola dengan baik.ADV
![]()









